Senin, 04 November 2019

Begini Cara Ngurus Tilang Surat Biru

Kaki Kaki Mobil
 
Meskipun bukan hal yang baru, ternyata masyarakat masih banyak yang tak tahu tentang surat tilang biru. Memang pada dasarnya surat tilang terbagi menjadi lima warna, yaitu warna merah dan biru yang ditujukan untuk pelanggar, kuning untuk pihak kepolisian sebagai arsip, hijau untuk arsip pengadilan, dan putih untuk arsip kejaksaan.
 
Nah untuk sekarang ini kepolisian Indonesia melalui Polisi lalu lintas sudah telah mengganti slip merah dengan slip biru. Artinya, pelanggar lalu lintas tidak lagi bisa mengikuti sidang tilang di pengadilan seperti ketika mendapat slip tilang berwarna merah.
Gara-gara itu banyak masyarakat yang bertanya-tanya apakah surat tilang biru bisa ikut sidang?, untuk menjawab itu berikut ini akan kami jabarkan bagaimana cara mengurus surat tilang warna biru.
 
Sesuai aturan cara mengurus tilang untuk slip biru ini, pelanggar harus datang ke Kejaksaan Negeri wilayah Anda terkena tilang untuk membayar denda.
 
Prosedur membayar tilang slip biru di Kejaksaan Negeri cukup mudah. Anda tidak perlu bolak-balik pergi ke bank dan kantor pengadilan untuk mengurus tilang. Biasanya, polisi yang menilang akan meminta Anda untuk datang mengambil SIM atau STNK yang ditahan sesuai tanggal yang tertera di slip biru.
 
Namun jangan khawatir, Anda bisa mengambilnya selain di tanggal yang tertera. Syaratnya, pengambilan dilakukan setelah tanggal sidang itu lewat. Ini untuk menghindari antrian panjang dari pelanggar yang mengambil tilang secara bersamaan, yang biasanya dijadwalkan setiap hari Jumat.
 
Anda tinggal menaruh slip tilang biru di keranjang yang telah disediakan di loket. Setelah itu, petugas akan memanggil satu-persatu nama pelanggar yang tertera di slip tilang untuk melakukan pembayaran denda. Anda tidak bisa melakukan pembayaran sebelum tanggal sidang yang tertera di slip tilang karena berkasnya yang masih diproses.
 
Sebenarnya dengan begini pengurusan pelanggaran tilang lebih mudah dan lebih cepat, dari pengalaman beberapa orang hanya diperlukan waktu 30 menit dari pertama anda mendapatkan nomor antrian sampai mendapatkan kembali surat STNK atau SIM anda. 
 
Lebih memudahkan lagi petugas di kejaksaan tidak memeriksa apakah yang mengurus surat tilang tersebut langsung orang bersangkutan atau tidak, jadi apabila anda berhalangan bisa diwakilkan oleh keluarga anda.
 
Namun yang lebih penting lagi sebenarnya adalah melengkapi surat surat kendaraan dan mempunyai SIM agar tidak kena tilang selain itu ada baiknya juga untuk mengecek kelaikan kendaraan anada, karena bukan tidak mungkin saat melaju di jalan raya anda mengalami musibah kecelakaan, yang paling mudah adalah dengan mengecek kesiapan kaki kaki mobil sebelum melakukan perjalanan khususnya jika hendak melakukan perjalanan jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar